Senin, 05 Desember 2016

PERBEDAAN SIKLUS AKUNTANSI MANUAL DENGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Siklus Akuntansi Manual
Mengumpulkan dan Menganalisa Bukti Transaksi
Pada tahap ini, setiap bukti transaksi yang ada diklasifikasikan sesuai dengan transaksi yang terjadi serta dianalisa apakah transaksi tersebut sah atau tidak.

Mencatat Transaksi pada Jurnal
Setelah bukti transaksi dikumpulkan dan dianalisa, langkah selanjutnya adalah mencatat transaksi tersebut ke dalam buku catatan harian untuk transaksi atau biasa kita sebut jurnal. Proses penjurnalan ini dapat dilakukan pada saat setiap terjadi transaksi atau direkap dan dilakukan di sore atau malam hari.

Posting ke Buku Besar
Jika dalam jurnal semua transaksi tercampur sesuai dengan urutan kejadiannya, maka dalam buku besar akun-akun tersebut diposting sesuai dengan kelompoknya. Pada setiap akun di buku besar akan membentuk saldo akhir.

Neraca Saldo
Saldo akhir masing-masing akun yang ada di buku besar dipindahkan ke dalam neraca saldo. Jumlah sisi debit harus sama dengan jumlah pada sisi kredit. Jika terjadi perbedaan maka harus diselidiki kemungkinan terjadi kesalahan dalam pencatatan sebelumnya.

Jurnal Penyesuaian
Apabila ada transaksi yang harus disesuaikan seperti adanya transaksi yang belum tercatat, adanya kesalahan perhitungan, dan sebagainya maka transaksi tersebut ditulis di jurnal penyesuaian.

Neraca Lajur
Merupakan kertas kerja yang berkolom-kolom yang dapat memudahkan dalam menyusun laporan keuangan.

Menyusun Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan salah satu proses yang paling utama dalam siklus akuntansi. Laporan keuangan menyediakan rangkuman dari keseluruhan transaksi yang terjadi selama satu periode.

Jurnal Penutup
Menutup akun pendapatan dan biaya menjadi nol.

Jurnal Pembalik
Jika ada transaksi-transaksi tertentu yang perlu dibalik agar saldonya menjadi nol, maka dicatat di jurnal pembalik.



Sistem Informasi Akuntansi

Siklus akuntansi menurut SIA ada 3, yaitu input, proses, dan output.
Input
Pada langkah ini, input yang diperlukan untuk memproses data adalah dokumen sumber berupa bukti transaksi.

Proses
Langkah selanjutnya ialah menjurnal transaksi yang telah diklasifikasikan terlebih dahulu kemudian mempostingnya ke buku besar.

Output
Output dari system ini merupakan laporan keuangan dan laporan-laporan lainnya yang dibutuhkan para pengguna.



Jadi, pada dasarnya siklus akuntansi manual dengan system informasi akuntansi sama-sama menghasilkan laporan keuangan, akan tetapi pada siklus akuntansi manual langkah-langkah yang dilakukan terlihat lebih detail sedangkan pada system informasi akuntansi lebih disederhanakan.

Jumat, 02 Desember 2016

FINANCIAL REPORTING DAN FINANCIAL STATEMENT

Financial Reporting atau pelaporan keuangan merupakan serangkaian system yang meliputi segala aspek yang berkaitan dengan penyimpanan dan penyampaian informasi keuangan. Aspek-aspek tersebut antara lain lembaga yang terlibat dan peraturan yang berlaku termasuk PABU (Prinsip Akuntansi Berterima Umum), dan sebagainya.
Financial Statement atau laporan keuangan adalah bagian dari proses laporan keuangan yang berisi catatan tentang informasi keuangan suatu perusahaan dalam satu periode akuntansi yang dapat memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan pada suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pemakai khususnya manajemen dalam proses pengambilan keputusan.

Berikut contoh laporan dan pelaporan keuangan dari PT Unilever Indonesia Tbk pada tahun 2015

Laporan Posisi Keuangan



Laporan Laba Rugi



Laporan Perubahan Ekuitas


Laporan Arus Kas


Untuk pelaporan dan laporan keuangan yang lebih lengkap bisa dilihat disini. 


Semoga bermanfaat 😊😊😊